KEMAMPUAN KERTAS UNTUK MENCETAK (PRINTABILITY)

Salam Sejahtera para Grafika, Bapak dan Ibu se-tanah air yang kami hormati,

Kemampuan cetak (printability) adalah kemampuan suatu lembaran kerta utnuk mampu menghasilkan mutu cetak yang tinggi, menghasilkan warna yang seragam, menghasilkan pengalihan/transfer tinta yang seragam, menghasilkan cetakan yang kontras, sekaligus pada saat pencetakan dan setelah dicetak tidak menuimbulkan kesulitan (misal: sifat kimia, sifat fisik, sifat optis pada kertas). Syarat umum agar kertas mampu memenuhi kemampuan untk dicetak (printability), adalah :
  • mudah menerima tinta cetak
  • tidak mempengaruhi pengeringan tinta
  • memilki kehalusan yang baik
  • memilki sifat reologi (kemampatan)
  • memiliki sifat optis
  • memiliki permukaan yang kuat untuk menghindari pencabutan serat (picking)
  • tidak peka terhadap perubahan kelembaban udara
  • tidak memilki sifat kimia yang mempengaruhi transfer tinta
  • memilki kerataan (flatness) yang baik, agat tekanan cetak selama proses produksi menjadi rata
  • berbentuk gulungan, rol harus terbungkus rapat agar gulungan tidak berubah bentuk
  • serat/partikel tidak mudah terlepas
  • tidak mengandung bahan yang keras yang dapat mengganggu proses produksi
  • tidak mudah menimbulkan listrik statis

Beberapa batasan yang berkaitan dengan print - ability :
1) Smoothness dan compressibility

Pengaruh yang langsung dan paling besar terhadap printability adalah seberapa besar permukaan kertas tersebut bersinggu-ngan dengan lapisan tinta. Kontak atau tekanan cetak yang kurang tepat akan menghasilkan cetakan yang kurang baik. Parameter smothness ini tidak sekedar licin pada penglihatan mata, namun juga kerataan pada saat tekanan cetak yang rata pada mesin cetak, sehingga kontaknya juga akan merata.

2) Penyerapan dan kemampuan menerima tinta ( absorbency and ink receptability)
Sifat penyerapan dan kemampuan menerima lapisan tinta bagi kertas cetak merupakan unsur keberhasilan pengalihan lapisan tinta kepermukaan kertas. Penyerapan yang tinggi akibat dari kondisi permukaan kertas yang kasar, cenderung lapisan tintanya tebal. Sebalikanya penyerapan (absorb) rendah, akan menyebabkan lapisan tinta yang tertahan (high ink hold out) dan menghasilkan lapisan tinta yang lebih tipis. Lapisan tinta tebal dan warna lebih jenuh dan kepadatan cetak yang tinggi, akan menyebabkan penularan lapisan tinta pada sisi kertas berikutnya (set-off), akibat lapisan tinta yang masih basah.
Kemmapuan menerima tinta (ink receptivity) adalah suatu sifat yang bisa menyebabkan kertas menerima tinta dalam waktu yang cepat. Sifat ini merupakan gejala permukaan yang ditentukan oleh kemudahan tinta untuk membasahi permukaan kertas.


Semoga informasi ini dapat membantu kita semua ya.. Tetap semangat dan selalu jaga kesehatan!

Salam hangat,
PT. Grafa Intercontinental

Contact : +6221 4786 6077
WhatsApp : +6287 88938 1645
Instagram : @grafa_online
Tokopedia : GrafaOnline

Jl. Kayu Putih IV Blok C No.8,
Pulo Gadung,  Jakarta Timur 13260
Indonesia

 

© Copyright 2024 - Grafa
Website by Webtivia